Senin, 21 Januari 2008

tempe oh tahu

"Tahu tempe 'nak rasane"
Kutipan lagu yang sudah tak asing lagi bagi masyarakat Indonesia. Masyarakat kita yang mengidolakan tahu dan tempe karena harganya murah tapi menjadi konsumsi wajib yang mengandung protein bagi masyarakat di Indonesia.
Sebuah ironi yang terjadi di bumi Indonesia tercinta ini. sebuah negara yang mengklaim dirinya sebagai negara agraris. Namun ketahanan pangan masih menjadi masalah yang tak kunjung selesai. Bangsa yang pernah menerima penghargaan dari PBB karena telah swadaya pangan,kini dalam keadaan yang paradoks. indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri sehingga harus mengimponya dari negara lain.
Saat ini masyarakat tersentak dengan naiknya harga tahu dan tempe-setelah sebelumnya dikejutkan atas klaim jepang yang telah mematenkan tempe-. Hal ini disebabkan harga bahan bakunya (kedelai) naik sekitar 100 persen. para produsen memprotes kenaikan harga kedelai. Direspon pemerintah dengan menurunkan bea masuk hingga 0 persen.
Mengulang pernyataan di atas, sebuah negara dalam keadaan paradoksial. Salah siapa ini? sebuah pertanyaan yang harus menjadi sumber introspeksi diri. Tidak tercukupinya kebutuhan kedelai dalam negeri karena petani enggan menanam kedelai. harga jual kedelai lebih rendah dibandingkan degan padi dan jagung. Jalan yang musti ditempuh yakni impor. seperti kebanyakan kasus-kasus yang lain, bangsa kita ini tipikal reaksioner. Hanya bereaksi apabila ada masalah dan tanpa penyelesaian jangka panjang.
Negara kita dianugerahi lahan yang luas dan subur. pemerintah harus mencari solusi atas semua masalah ini. Sistem tumpang sari bisa menjadi satu solusi yang cukup membantu. seperti yang telah dikampanyekan oleh menteri kehutanan. selain it, para ilmuwan dituntut menciptakan varietas-varietas unggul. dan peran pemerintah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dan mendukung penuh jalanya perubahan.

2 komentar:

Pit Onthel mengatakan...

ra onom tempe tahu yo gandum, ra ono gandum yo sagu,, ra ono sagu yo kacang panjang, raono kacang panjang yo bayem, raono baye,,
yooooooooooooo......... ra maem

makan g makan asal kumpul.....

yo ra wan????

wakakakakakakakakakakaak

Pit Onthel mengatakan...

wawan............................ngopo e kowe??

g pulang ke KLA**N (cencored:tempat berbahaya) po???